Jakarta – Menteri Lingkungan Hidup mengingatkan pentingnya pemenuhan aspek teknis dalam pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).
Menurut dia, pembangunan PSEL harus dilakukan secara hati-hati agar tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Aspek Teknis Jadi Prioritas
Menteri LH menegaskan bahwa setiap proyek PSEL wajib memenuhi standar teknis yang telah ditetapkan, termasuk dalam hal teknologi pengolahan, pengendalian emisi, serta pengelolaan limbah sisa.
Selain itu, kajian lingkungan yang komprehensif juga harus dilakukan sebelum proyek dijalankan.
Hindari Dampak Lingkungan
PSEL dinilai sebagai solusi dalam pengelolaan sampah, namun pelaksanaannya harus tetap memperhatikan prinsip keberlanjutan.
Jika aspek teknis diabaikan, proyek berisiko menimbulkan pencemaran udara maupun gangguan kesehatan bagi masyarakat sekitar.
Perlu Pengawasan Ketat
Pemerintah menekankan pentingnya pengawasan dalam setiap tahapan pembangunan dan operasional PSEL.
Pengawasan ini bertujuan memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan standar yang berlaku.
Dorong Teknologi Ramah Lingkungan
Menteri LH juga mendorong penggunaan teknologi yang lebih ramah lingkungan dalam pembangunan PSEL.
Pemilihan teknologi yang tepat dinilai dapat meningkatkan efisiensi sekaligus meminimalkan dampak negatif.
Harapan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
Pembangunan PSEL diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang dalam pengelolaan sampah di Indonesia.
Namun, keberhasilan proyek sangat bergantung pada kepatuhan terhadap aspek teknis serta komitmen menjaga lingkungan.
